matraciceni.com

Puluhan Gedung Sekolah di Jakarta Mau Direhabilitasi, Nilainya Rp 262 M

Sebanyak puluhan gedung sekolah di Jakarta bakal direhab oleh PT Hutama Karya (Persero) alias Hutama Karya.
Puluhan Gedung Sekolah di Jakarta Mau Direhabilitasi/Foto: Dok. Hutama Karya

Jakarta -

Sebanyak puluhan gedung sekolah di Jakarta bakal direhabilitasi oleh PT Hutama Karya (Persero). BUMN tersebut terpilih menjadi pelaksana proyek setelah meneken kerja sama pada Jumat (28/6).

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim mengatakan bahwa proyek itu mempunyai nilai Rp 262 miliar. Pengerjaan perbaikan secara menyeluruh dilakukan pada bangunan sekolah dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik, aman, dan nyaman guna mendukung kegiatan belajar mengajar di dalam maupun di luar kelas bagi para siswa.

"Hutama Karya akan merehabilitasi sekolah pada enam lokasi di wilayah Jakarta Pusat yang terdiri dari SDN Kampung Bali 01; SDN Pasar Baru 01/03/05 dan TK Negeri Sawah Besar 01; SDN Duri Pulo 01/02/03/04/05/10; SDN Karang Anyar 01/02/05/06/08; SDN Cikini 01,02 dan USB SMA; serta KBN Cempaka Baru dan PKBM 29 Cempaka Baru," ujar Adjib dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adjib menjelaskan, bahwa proyek rehab total gedung sekolah mencakup pembangunan kembali dari tahap awal yaitu dari pemancangan pondasi, hingga penyelesaian akhir dengan standar yang lebih baik. Hal tersebut dilakukan karena kondisi bangunan sekolah eksisting sudah berusia puluhan tahun. Di sisi lain, kapasitas daya tampung sekolah tidak lagi memadai untuk memenuhi kebutuhan jumlah peserta didik yang terus meningkat sehingga kegiatan belajar mengajar kurang optimal.

"Jika dibandingkan dengan bangunan gedung sekolah sebelumnya, rancangan gedung baru ini nantinya memiliki jumlah lantai dan luas bangunan yang lebih besar, serta dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya," jelas Adjib.

ADVERTISEMENT

Proyek tersebut digarap lewat skema kerja sama operasi (KSO) antara Hutama Karya dengan PT Bumi Karsa (KSO HK-Bumi Karsa). Hutama Karya memegang porsi 70% sementara Bumi Karsa 30%. Proyek bakal dikerjakan selama 194 hari kalender serta ditargetkan selesai pada Januari 2025.

utama Karya juga berbagai aspek penting seperti pekerjaan struktur, arsitektur, Mechanical, Electrical and Plumbing (MEP). Selain itu, juga melakukan pembangunan lanskap yang meliputi penataan area hijau dan fasilitas luar ruangan lainnya untuk menciptakan lingkungan yang fungsional.

Dalam menyelesaikan proyek sesuai target, sejumlah strategi penyelesaian disiapkan oleh KSO HK-Bumi Karya di antaranya memastikan ketersediaan material, melakukan pembagian shift kerja secara proporsional, melaksanakan kontrol kualitas pekerjaan sesuai dengan Rencana Mutu Pekerjaan Konstruksi (RMPK) yang telah dibuat, serta melakukan koordinasi kepada masyarakat setempat terhadap aktivitas proyek di sekitar pemukiman mereka.

"Dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang berkualitas dan memadai, kami juga memastikan bahwa pada proses pembangunannya senantiasa memperhatikan aspek keamanan bagi semua pihak yang terlibat serta lingkungan sekitar proyek," pungkas Adjib.

Simak juga Video 'P2G: Guru Honorer Diusir dari Sekolah Secara Halus':

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat