matraciceni.com

Ini BUMN yang Bangun Menara 778 Meter di IKN

Sejumlah tamu beraktivitas di dekat logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Kementerian BUMN meluncurkan logo baru pada Rabu (1/7) yang menjadi simbolisasi dari visi dan misi kementerian maupun seluruh BUMN dalam menatap era kekinian yang penuh tantangan sekaligus kesempatan. ANATAR FOTO/Aprillio Akbar/nz
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Jakarta -

Pemerintah berencana membangun menara setinggi 778 meter di Ibu Kota Nusantara (IKN). Rencana ini dikonfirmasi Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono yang menyebut prosesnya sudah dalam tahap pembahasan.

Rencananya gedung tersebut akan digarap oleh salah satu BUMN Karya, PT Pembangunan Perumahan (PT PP). Agung belum mau merinci soal penugasannya seperti apa dan meminta untuk menunggu.

"Nanti itu kita lihat tindak lanjutnya. BUMN ini menugaskan PT Pembangunan Perumahan, PT PP, untuk melakukannya. Ya nanti kita lihat seperti apa," katanya kepada wartawan di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, membeberkan awal mula kemunculan wacana pembangunan menara dengan tinggi 778 meter di IKN. Basuki mengatakan rencana pembangunan menara bernama 'Menara BUMN' muncul saat Ridwan Kamil melakukan glamping bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di ibu kota baru, Kalimantan Timur.

"Itu waktu dulu melakukan glamping dua kali sebelum (groundbreaking) kemaren, kemaren (groundbreaking), glamping, glamping ah, itu waktu pak Ridwan Kamil pertama ikut, ngobrol-ngobrol malam itu," jawab Basuki di Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2024).

ADVERTISEMENT

Meskipun demikian, Basuki tidak menjelaskan secara spesifik kapan glamping itu dilakukan. Sebab, sebelum berkunjung ke IKN pada Maret 2024, Ridwan Kamil sudah dua kali berkunjung di IKN yakni pada Maret 2022 sewaktu masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat serta pada Rabu (1/11/2023).

(ily/das)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat