matraciceni.com

Cenderung Volatil, Ini Kiat Investasi Aset Kripto untuk Jangka Panjang

Investasi Kripto di Ajaib
Foto: Ajaib

Jakarta -

Aset kripto memiliki pergerakan harga yang volatil. Artinya harga aset kripto mudah sekali berubah, bisa naik atau turun secara signifikan dalam rentang waktu yang terbilang singkat.

Karenanya, kripto termasuk instrumen investasi yang high risk, high return. Artinya risiko berinvestasi aset kripto terbilang besar, namun peluang cuannya juga lebih tinggi.

Meski volatilitasnya tinggi, sebagian investor melihat aset kripto cocok untuk investasi jangka panjang. Dengan catatan, investor mesti cermat dalam memilih aset kripto yang memiliki fundamental bagus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti halnya Bitcoin (BTC), sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, meski dalam jangka pendek mengalami fluktuasi harga. Namun dalam setahun terakhir menunjukkan tren harga yang terus naik hingga lebih dari 2 kali lipat. Pada 19 Juni 2023 lalu, harga BTC masih di level 26.335 USD, sedangkan pada tanggal 19 Juni 2024, harga BTC sudah berada di level 65.146 USD," kata Financial Expert Ajaib Kripto, Panji Yudha dalam keterangan tertulis, Jumat (21/6/2024).

Panji menekankan perlu strategi yang tepat agar bisa mengoptimalkan potensi cuan aset kripto untuk jangka panjang. Dia pun membagikan kiat-kiatnya sebagai berikut.

ADVERTISEMENT

1. Dollar Cost Averaging (DCA)

Dollar cost averaging (DCA) adalah strategi investasi di mana investor secara teratur menginvestasikan jumlah yang sama secara teratur pada periode waktu tertentu, terlepas dari harga aset kripto saat itu.

Dollar cost averaging (DCA) adalah strategi investasi yang efektif untuk mengurangi risiko volatilitas pasar dengan menyebar pembelian aset kripto secara berkala. Dengan DCA, investor tidak perlu khawatir tentang timing pasar, karena mereka menginvestasikan jumlah yang sama secara teratur, terlepas dari fluktuasi harga.

2. Memilih Aset Kripto Potensial

Panji menyarankan investor untuk memilih aset kripto dengan market cap besar. Selain itu juga memiliki fundamental yang kuat, jelas, dan potensial.

3. Buy The Dip

Investor juga bisa melakukan akumulasi saat harganya turun. Tentu saja menambah posisi di harga Aset Kripto sedang murah akan lebih menguntungkan. Sebab harganya akan diprediksi kembali naik ke depannya.

4. Memanfaatkan Fitur Earn

Terakhir, Investor dapat menyimpan aset kripto yang dimiliki di fitur Earn yang ada di aplikasi Ajaib Kripto. Nantinya investor akan mendapatkan hadiah (reward) dari Aset Kripto yang disimpan di Ajaib Earn.

Cuma di Ajaib, Investor dapat menikmati APY atau return hingga 16% per tahun, diklaim sebagai return tertinggi di Indonesia.

Diketahui saat ini tersedia 11 aset kripto di Ajaib Earn. Terbaru adalah INJ dengan APY hingga 16%, DOT dengan APY hingga 14%, ATOM dengan APY hingga 13%, TIA dengan APY hingga 9%, NEAR dengan APY hingga 8%, MATIC dengan APY hingga 4.80%, dan ADA dengan APY hingga 3%.

Agar semakin mudah, di Ajaib Earn sudah tersedia kalkulator Earn untuk menghitung simulasi pertumbuhan Aset Kripto selama disimpan di fitur Earn.



Kata AAJI soal Gen Z dan Milenial yang Gunakan Asuransi Tradisional

Kata AAJI soal Gen Z dan Milenial yang Gunakan Asuransi Tradisional


(ads/ads)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat