matraciceni.com

IHSG Pagi Ini Dibuka di Zona Hijau ke Level 7.277

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Foto: Agung Pambudhy

Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini bergerak di zona hijau. Indeks naik 7 poin atau 0,10% ke level 7.277.

Mengutip data RTI, Rabu (10/7/2024), IHSG bergerak pada level tertingginya di 7.310 dan terendah di 7.272. Volume saham yang diperdagangkan di awal pembukaan mencapai 6 miliar, dengan turnover Rp 1,2 triliun serta frekuensi sebanyak 150 ribu kali.

Sebanyak 217 saham bergerak naik, 174 saham bergerak turun, dan 182 saham belum bergerak dengan market cap tercatat mencapai Rp 12.453 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip hasil riset Mega Capital Sekuritas dan Investasiku, pada perdagangan hari ini bakal dipengaruhi oleh sentimen global yakni, iInvestor Menanti Komentar Lanjutan Powell. Bursa AS ditutup variatif, indeks S&P 500 dan Nasdaq sempat mencetak rekor harga tertinggi. Pada pertemuan Komite Perbankan DPD AS (Senate Banking Committee), Ketua The Fed Jerome Powell memberikan komentar yang cenderung netral.

Pasalnya Powell mengakui perkembangan yang signifikan pada pasar tenaga kerja AS dan status ekonomi AS tidak lagi overheated,
namun ia ingin melihat perkembangan data inflasi yang lebih baik. Powell turut memperingati bahwa risiko bukan hanya pada inflasi, melainkan ada pada ketepatan dalam menahan atau memangkas suku bunga agar tidak merusak perekonomian AS.

ADVERTISEMENT

Bursa Asia kompak melanjutkan penguatan, hal ini ditopang oleh ekspektasi kenaikan inflasi Tiongkok periode Juni yang akan rilis Rabu pagi ini. Hari ini pelaku pasar akan kembali mencermati komentar Powell pada pertemuan Komite Jasa Keuangan DPR AS (House Financial Services Committee), rilis inflasi Tiongkok, dan cadangan minyak mentah mingguan AS.

Sementara di bursa domestik, sejalan dengan penguatan di bursa regional Asia, IHSG menguat 0.26% ke level 7269, sebelumnya
IHSG bahkan sempat menyentuh level tertinggi harian di 7302. Investor asing konsisten melanjutkan akumulasi net buy harian sebesar Rp 166 miliar di pasar reguler, dengan 5 saham yang paling banyak dibeli yaitu BBCA, BBRI, BMRI, AMMN, dan ADRO.

Sentimen positif turut menjadi penopang penguatan IHSG yaitu rilis data penjualan mobil yang naik 2.28% MoM di bulan Juni dan penjualan ritel bulan Mei yang naik 2.1% YoY, membaik dari bulan sebelumnya yang terkontraksi 2.7% YoY. Kenaikan penjualan ritel bulan Mei menjadi kenaikan yang ke 4 di tahun ini, didukung oleh program bantuan langsung tunai dari pemerintah.

Secara sektoral, penguatan IHSG ditopang oleh sektor keuangan dan industrial yang menguat masing-masing 1.44% dan 1.10%. Sebaliknya, aksi jual justru terjadi pada sektor kesehatan yang melemah 1.28%.

(rrd/rir)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat