matraciceni.com

IHSG Rabu Pagi Bergerak ke Zona Merah di Level 6.851

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Foto: Agung Pambudhy

Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini bergerak ke zona merah. Indeks dibuka di 6.855 kemudian bergerak turun ke 6.851, turun 0,07%.

Sebelumnya, IHSG pada perdagangan Selasa, 11 Juni 2024 melemah 0.95% ke level 6855. Pelemahan ini sejalan dengan berlanjutnya trend koreksi harga di bursa regional Asia.

Mengutip data RTI, Rabu (12/6/2024), IHSG bergerak pada level tertingginya di 6.866,2 dan terendah di 6.845,3. Sebanyak 139 saham bergerak naik, 219 saham bergerak turun, dan 162 saham belum bergerak. Untuk Market Cap tercatat Rp 11.600 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara pergerakan bursa saham Asia lainnya pagi ini, antara lain:

- Nikkei Tokyo turun 0,76% di 38836
- Hang Seng Hong Kong turun 1,21% ke 17956
- Straits Times Singapura naik 0,02% ke 3309
- Shanghai Composite Index naik 0,15% ke 3032.

ADVERTISEMENT

Mengutip hasil Riset Mega Capital Sekuritas Rilis data domestik berupa penjualan retail bulan Mei yang turun 2,7% YoY semakin membuat pelaku pasar khawatir akan penurunan daya beli dalam negeri.

Dari 11 sektor, sektor industri mencatatkan pelemahan yang paling signifikan yaitu 2,45% yang disebabkan oleh pelemahan harga saham ASII sebesar 3,55% di level 4350, yang merupakan level harga yang sama seperti di tahun 2020.

Pelemahan ini disebabkan oleh rilis data penjualan mobil Indonesia bulan Mei yang kembali melemah yaitu 13,30% YoY (prev 17,5%YoY).

Data ini semakin membuat pelaku pasar khawatir akan kelanjutan kinerja ASII setelah di 1Q24 mencatatkan penurunan kinerja profitabilitas. Investor asing mencatatkan aksi net sell yang besar hingga Rp 1.17 triliun dengan 5 saham yang paling banyak dijual yaitu BBRI, BBCA, BBNI, ASII, dan TLKM.

Sedangkan sentimen di bursa global, mayoritas bursa saham global kompak mencatatkan pelemahan menjelang rilis data inflasi AS periode Mei yang diperkirakan melambat,namun masih tinggi.
Indeks S&P 500 dan Nasdaq menguat hingga mencetak rekor harga tertinggi setelah saham Apple mengumumkan kerja sama dengan
ChatGPT untuk membuat berbagai fitur kecerdasan buatan pada perangkat Apple.

Hal ini turut diikuti oleh penguatan saham-saham teknologi seiring meningkatnya optimisme investor pada perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Bursa Eropa kembali melanjutkan pelemahan seiring respons negatif pelaku pasar pada dilakukannya pemilu seketika di Perancis.

Hari ini pelaku pasar menantikan rilis data inflasi di Tiongkok, inflasi AS, dan keputusan serta proyeksi Bank Sentral AS.

(rrd/rir)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat